Tag : cerita silat tanah Jawa

Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 70 – Akar Lama yang Berasal Sumber yang Sama, Kakang Panji

kibanjarasman
Dua hari kemudian, ruang utama Keraton telah dipersiapkan. Orang-orang hadir dengan tanda kepangkatan dan pakaian resmi. Raut wajah mereka tampak sumringah tanpa mengurangi keanggunan yang...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 69 – Tongkat dari Kali Tinalah: Serupa Pusaka Macan Kepatihan?

kibanjarasman
Di Sangkal Putung, dua hari menjelang pelantikan, rombongan Agung Sedayu tiba di kediaman Ki Demang. Matahari telah naik cukup tinggi ketika mereka memasuki halaman. Bayang-bayang...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 68 – Swandaru Dalam Pengamatan

kibanjarasman
Ki Prana Aji tetap di dalam barak, mengatur pergantian jaga dan memastikan segala sesuatu berjalan tertib. Memastikan bahwa para prajurit tetap berlatih, sebagian membersihkan peralatan,...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 67 – Persiapan Agung Sedayu

kibanjarasman
Agung Sedayu tidak segera membuka suara. Untuk beberapa saat, dia justru menundukkan kepala, menimbang bukan kata-kata. Meski itu adalah kabar gembira tapi Agung Sedayu tetap...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 66 – Jejak Latih Ki Tumenggung Agung Sedayu

kibanjarasman
Matahari belum benar-benar tegak lurus dengan atap barak pasukan khusus ketika Agung Sedayu berbincang dengan Nyi Banyak Patra di salah satu ruang yang bersebelahan dengan...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 65 -Era Baru: Ki Tumenggung Agung Sedayu

kibanjarasman
Swandaru memandang pada arah Ki Hariman. Mereka belum pernah saling melihat, tapi ada sesuatu yang seakan menghubungkan keduanya. Seperti dua garis yang perlahan ditarik menuju...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 64 – Keberanian Ki Hariman Menampakkan Diri di Depan Swandaru

kibanjarasman
Sepertinya Ki Garjita dan empat orang lainnya tidak keberatan dengan rancangan Ki Astaman, bahkan menyambut dengan sangat baik. Demikianlah mereka mempercepat langkah, menyusul Swandaru. Langkah...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 63 – Swandaru Bergerak ke Gunung Kendil

kibanjarasman
Dari sisi selatan Dusun Ringinlarik, suara ribut itu pecah seperti angin yang datang bersama hujan. Swandaru berhenti. Kepalanya hanya sedikit terangkat seperti sedang memastikan arah...
Bab 8 - Hari Bising di Bukit Menoreh

Hari Bising di Bukit Menoreh 62 – Masa Lalu yang Mencekam Terungkit di Rumah Agung Sedayu

kibanjarasman
“Marilah, kita masuk ke dalam,” ajak Agung Sedayu pada Ki Jayaraga dan Glagah Putih. Ki Jayaraga cekatan menyalakan dua lampu minyak lalu menempatkan pada dua...
Bab 9 Badai dari Grajegan

Badai dari Grajegan 2 – Di Pajang, Benih Makar pada Majapahit Dirapikan

kibanjarasman
Ketika kabut Resi Gajahyana telah lenyap, Siwagati meloncat dan memeriksa satu demi satu keadaan para pengejar Bondan. Sumba Sena mengikutinya dan memberi pertolongan sekadarnya. Tidak...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.