Simbara mengulur waktu sebelum bergeser tempat menuju beranda. Ia tidak ingin terlalu lama berada di beranda selagi ada orang selain Agung Sedayu. Ketika seorang pengawal...
Ki Getas Pendawa dan Pangeran Parikesit lantas membuat tandu untuk membawa dua tawanan itu ke Kadipaten Pajang. Beberapa waktu kemudian alat sederhana berbahan potongan kayu...
Ki Jayapawira melihat perlawanan yang dilakukan oleh Pragola, kemudian ia bergeser cepat disertai beberapa prajurit pilihan untuk mendekati Pragola. Pasukan Ki Jayapawira semakin maju dan...
Pengintai itu adalah Simbara yang mengambil jalan memutar. Simbara tidak ingin para pengawal kademangan mempunyai pikiran bahwa ia tengah membayangi Bunija beserta tiga orang lainnya....
Para pengawal yang berada di banjar kebanyakan adalah anak-anak muda yang berusia tidak terpaut jauh dari Simbara atau Sayoga. Maka mendengar perkataan Simbara yang mengejutkan,...
“Apakah Ki Rangga berada di sini? segera Bunija bertanya balik “Tidak. Ki Rangga sedang menunggu persalinan Nyi Mirah.” “Kalian, ada berapa orang?” Pengawal yang bertugas...
Ki Jayapawira ingin memengaruhi pertempuran secara menyeluruh. Kemenangan yang diraihnya akan menghempaskan semangat lawan-lawannya. Pasukan yang dipimpinnya semakin bersemangat mendesak lawan-lawannya. Ubandhana yang mendampingi Pragola...
Untuk selanjutnya mereka berempat berjalan menapaki tanah yang berwarna hitam karena abu kebakaran yang sangat hebat. Setibanya di luar hutan, Arya Penangsang bersuit sangat kencang...
“Jadi, aku ingin engkau menetapkan hati dan landasan yang sangat kuar. Perang tidak sekadar berlari dan berkelahi, bukan hanya kemenangan dan kekalahan. Namun juga ada...
“Perang adalah cara meraih kemenangan, tetapi tidak selalu harus disertai kekerasan. Tipu daya mempnyai banyak ragam dalam sebuah peperangan. Termasuk yang kita hadapi sekarang,” lanjut...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.