“Marilah kita pergi dari sini sebelum orang-orang menaruh kecurigaan,” kata Ki Wijil, kemudian ia melanjutkan, ”sebaiknya kita melihat-lihat tempat yang lain.” “Pasar,” Sayoga berkata. Nyi...
Ketiga orang itu berjalan dengan pandang menebar sejauh mata memandang. Tampak hamparan padi yang mulai berbulir kekuningan. Sementara sinar matahari masih di ambang batas cakrawala,...
“Dan kau ingin membalas dendam untuk kematian mereka bertiga?” “Bukankah itu wajar? Kalian orang-orang Menoreh, terutama engkau Agung Sedayu, telah mempermalukan perkumpulanku. Mereka bertiga adalah...
Agung Sedayu Terpedaya Terdengar kicauan burung-burung liar di pepohonan yang tumbuh di belakang pekarangan rumah yang dihuni oleh satu keluarga kecil. Langit yang cerah menjadikan...
Ki Rangga Agung Sedayu dengan daya ingat sangat tajam segera membandingkan dengan keadaan pesanggrahan Poh Pitu di masa lalu. Terkenang olehnya sikap Ki Jayaraga yang...
Kegelisahan mulai mencekam Ki Sanggabaya. Seandainya bukan karena tugas dan rencana yang telah disusun bersama dengan Ki Rangga Agung Sedayu, ia sudah barang tentu meninggalkan...
Ki Lurah Kertawirya memasuki halaman barak pasukan khusus yang cukup luas. Dengan langkah lebar dan cepat ia menuju bilik tempat Ki Rangga Agung Sedayu sedang...
Pertemuan itu ditutup dengan beberapa pesan dari Ki Rangga Agung Sedayu kepada kedua lurah prajurit pilihannya. Kedua orang itu segera keluar dari bilik Ki Rangga...
Ki Kebo Langit melihat sekeliling halaman rumah Ki Madyasta bagian dalam. Dalam kegelapan itu tidak tampak sesuatu yang mencurigakan dapat ditangkap oleh penglihatannya. Meski begitu,...
Glagah Putih merayap mendekati gardu jaga, begitu pula Ki Ajar Gurawa. Kemampuan mereka menyerap bunyi telah cukup tinggi sehingga tidak ada suara yang terdengar para...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.