Dalam pertempuran itu, Ki Sanden Merti harus berjuang mati-matian mempertahankan kedudukan agar tetap seimbang. Meski belum ada lecet pada kulit atau memar pada bagian tubuh...
Translated from Agung Sedayu Terperdaya 5, 6, 7, 8 “Would Ki Jayaraga be willing to spend the night without you, Brother Agung Sedayu?” Prastawa asked...
Debar jantung orang-orang semakin kuat memukul rongga dada masing-masing. Mereka tertegun dan terguncang ketika menyaksikan tubuh Panembahan Hanykrawati bersandar lemas pada dada Ki Anjangsana. Meski...
Diterjemahkan dari Agung Sedayu Terperdaya 2, 3 dan 4 Agung Sedayu stepped down from the pendapa and then asked again, “Then what is your relationship...
Apakah Ki Kebo Saloka benar-benar masih menyimpan kekuatan di dalam dirinya? Ia terpental, terdorong mundur hingga beberapa langkah namun kemudian kembali berdiri tegak. Tidak ada...
Hanya saja keseimbangan itu yang harus diraih dengan luka-luka dan darah. Belati kecil yang terikat pada ujung cambuk Ki Kebo Saloka mampu mematuk dan menyengat...
Meski demikian, Ki Sanden Merti yang termasuk orang yang mampu melihat diri jauh ke dalam sehingga tata gerak asing yang diperagakan Agung Sedayu pun menjadi...
Pangeran Selarong adalah lelaki muda yang sulit dicari bandingannya pada masa itu untuk yang sepantaran dengannya, puji Ki Kebo Saloka dalam hati. Tapi pujian itu...
Pertarungan tangan kosong itu sudah berlangsung cukup lama. Kesabaran masing-masing orang sama-sama mendapatkan ujian. Ki Sanden Merti sepertinya mempunyai ketahanan jiwani yang memadai dengan tetap...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.