“Berhenti!” perintah kepala jaga. “Apa keperluan kalian?” “Kami ingin bertemu Ki Rangga.” “Sebut nama dan asal dusun kalian?” “Apa untungnya buat kalian bertanya seperti itu...
“Kau membuatku kagum dan bangga, Ki Jenar,” kata Ki Buyut. Ki Jenar menundukkan wajah kemudian mengucap, ”Pemberian Ki Buyut adalah kepercayaan. Saya tidak pernah menganggap...
Kiai Bagaswara menyambut uluran tangan Agung Sedayu, kemudian berkata, “Saya tidak mengira kedatangan kami bertiga pada malam ini tidak terjadi pada waktu yang tepat.” Agung...
Di pedukuhan induk. Puluhan orang membanjiri jalan-jalan dan lorong yang ada di pedukuhan induk ketika gelegar dentuman memecah udara Sangkal Putung. Sebagian orang mulai membuat...
“Ya, saya dapat menduganya,” sahut Toh Kuning, ”Ki Rangga, kecakapan Ken Arok dalam menempatkan orang-orang kepercayaannya dalam lingkungan istana Tumapel tentu menjadi pertahanan yang kuat...
Demikianlah kemudian, keesokan hari, Toh Kuning beserta pasukannya meninggalkan Tumapel. Mereka dilepas oleh Akuwu Tumapel dalam upacara yang meriah. Pasukan khusus Selakurung tiu terlihat gagah...
Sebelumnya. Dari simpang tiga, Sukro sekilas melihat seorang penunggang kuda yang muncul dari kegelapan yang menaungi jalan utama menuju banjar pedukuhan. Namun ia tidak dapat...
Sebentar kemudian Pandan Wangi menghentak kuda menuju persimpangan, tetapi setibanya di tempat itu, dua lingkaran perkelahian telah sirna dari pedukuhan. Kesimpulan yang sama pun kembali...
Gelombang udara panas menyambar ratusan prajurit yang telah bergirang hati karena mengira dapat membunuh pelayan kesayangan Prabu Brawijaya. Angin panas yang ditimbulkan seribu kali lebih...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.