Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 9

Perasaan lurah prajurit tergetar hebat melihat perubahan yang terjadi pada diri Toh Kuning. Betapa seorang anak muda yang bermanis muka ketika berbicara dengannya, kini telah berubah menjadi serigala haus darah. Sekujur tubuh Toh Kuning yang basah oleh darah dan bercampur keringat di bawah timpa remang cahaya menimbulkan kengerian bagi orang yang melihatnya. Senyum  ramah dan hangat […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 8

Pertempuran itu telah kehilangan keseimbangan, dentang senjata beradu mulai melemah seiring dengan tumbangnya prajurit Kediri  satu demi satu. “Aku kira tidak boleh ada satu orang prajurit pun yang terlihat hidup,” lirih Toh Kuning berkata. Ia merubah keputusan dan harus membunuh perasaannya sendiri. Jika pada pertemuan awal, Toh Kuning merasa berat dengan adanya kematian, tetapi kini […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 7

Perkelahian semakin sengit. Orang-orang yang berada di dalam lingkaran maut mulai bersimbah darah, meski belum ada yang tumbang. Setiap orang mempunyai tujuan yang berbeda walaupun mereka terikat pada satu kelompok yang sama. Ada prajurit yang bertempur mati-matian untuk kenaikan pangkat dan nama baik, ada pula yang berkelahi karena ingin mempertahankan hidup, ada pula yang mengangkat […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 6

Meskipun seorang prajurit telah roboh, lurah prajurit itu masih mencoba mencegah terjadinya pertempuran yang lebih luas. Ia berseru, “Jangan serang kami! Jangan coba menghalangi kami melakukan tugas!” Tetapi pada saat itu ia harus meloncat surut menghindari sabetan pedang yang menyambar keningnya. Dan kemudian para prajurit Kediri harus mengangkat senjata untuk mempertahankan diri. Mereka tidak dapat […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 5

“Ki Lurah, aku mohon kepadamu dengan permintaan yang benar-benar berasal dari hatiku,” berkata Toh Kuning mencoba merayu lurah prajurit. Ia menangkup kedua telapak tangannya, “Ki Lurah, tentu akan menjadi perbuatan yang baik jika Ki Lurah memberi perintah anak buahmu untuk membiarkan kawan-kawanku ini tetap bermalam di tepi telaga. Kami bukanlah orang jahat dan bukan orang […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 4

Para prajurit itu segera bersiap dan senjata mereka telah merunduk. Suasana tegang sangat terasa di dalam dua kerumunan itu. Kemudian, lurah prajurit itu memberi perintah pada pengikut Ki Ranu Welang sambil menunjuk ke suatu tempat,”Atas nama Raja Kediri, aku perintahkan kalian untuk meletakkan senjata dan mengumpulkannya di sebelah utara. Aku ingin kalian melakukannya tanpa bantahan.  […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 3

Toh Kuning menaiki sebuah bukit yang jarang ditumbuhi pohon dan ketika ia telah berada di atasnya maka ia dapat melihat cahaya yang berasal dari iring-iringan prajurit yang meronda di beberapa tempat. “Perondaan yang cukup rapat dan sulit ditembus. Aku dapat bersembunyi di antara rerimbun semak dan mungkin aku dapat mengambil jarak yang cukup dekat dengan […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 2

“Hari telah gelap, kalian dapat bermalam di tempatku. Aku akan perintahkan mereka untuk membersihkan bilik yang akan kalian tempati malam ini,” kata Ki Ranu Welang seraya bangkit berdiri. “Kami tidak dapat bermalam, Kiai. Meskipun guru tidak melarang kami untuk bermalam di hutan, tetapi kami tidak ingin menambah beban perasaan padanya,” kata Toh Kuning. Ia kemudian […]

Toh Kuning

Liris : Lagu Cadas Ken Arok

Mereka berkata buruk tentang diriku. Orang yang dikenang sebagai pembunuh dan menggasak istri orang. Mereka mengucapkan sesuatu tentangku dan Mpu Gandring. Mereka tidak mengenal Tunggul Ametung. Sedikit yang membencinya, termasuk aku. Karena dia, aku lebih berani pada Kertajaya. Meski mereka telah beranak pinak. Seperti lembu yang berkembang biak, tetapi aku adalah batu yang tak tergerus […]

Toh Kuning

Toh Kuning – Alas Kawitan 1

Toh Kuning yang sedang duduk di anak tangga kemudian bangkit dan bergeser dua langkah, katanya,” Kiai, kami berdua masih sesekali mengamati Jalur Banengan dan kami sudah menyiapkan sebuah tempat di Alas Kawitan bagi kiai jika ingin bertualang kembali. Dan kami harap anak buah kiai tidak lagi berbuat melebihi batasan.” “Kalian anak muda yang belum mengenal […]