Pandan Wangi yang duduk di sisi kanan Sekar Mirah berkata, “Tentu ia akan berpikir keras untuk mencerna penjelasan ayahnya.” Dengan senyum mengembang, Sekar Mirah menyahut,...
Lalu Toh Kuning segera mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan bersama Gubah Baleman. Mereka berdua akan mendatangi tempat yang khusus untuk menerima prajurit baru. Setelah menyampaikan...
“Ki Gurasan!” bentak Pangeran Benawa dengan suara yang terdengar mengerikan. Namun ia sama sekali tidak mengurangi kecepatan dan kekuatannya. “Kau benar-benar layak menjadi anak Mas...
Ki Cendhala Geni segera merendahkan tubuh lalu berguling, ia menjauh dari ancaman pedang yang menebar bau wangi negeri orang mati. Sejurus kemudian, sekali lagi, kedua...
“Aku tidak ingin berkelahi hidup mati denganmu, Toh Kuning,” tukas Ken Arok. Ia mengatur napas sejenak, kemudian, ”Jika aku kembali ke padepokan dengan rencana penyerangan...
Ki Gurasan, yang berdiri di belakang Kiai Rontek. takjub dengan tenaga inti Kang Tanur yang mampu menyusup lalu menebar hawa panas. “Luar biasa! Ia mampu...
Mentari memantulkan sinar di permukaan laut yang terletak tak jauh dari rawa-rawa. Cahaya merah keemasan tampak bermain di atas gelombang kecil, berkilauan seolah kerlip bintang...
“Ken Arok. Bukan aku tidak berusaha mencarimu tetapi aku tidak mendapatimu di alas Kawitan ketika aku telah sembuh. Aku bertanya pada banyak orang dan kau...
Kang Tanur tercenung mendengar kata-kata Kiai Rontek betapa ia memang menyadari tujuan sebenarnya lelaki berambut perak itu. Meski pernah mendengar, tetapi ia tidak pernah membicarakan...
Waktu beranjak seolah semakin lambat ketika matahari menanjak semakin tinggi menuju puncak langit. Pandan Wangi tidak segera bertanya pada Agung Sedayu. Jemari kanan Pandan Wangi...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.