Tag : pencak silat

Bab 5 Bentrokan di Lereng Gunung Wilis

Bentrokan di Lereng Gunung Wilis 2

kibanjarasman
Gunung Wilis. Aku tidak mengecilkan semangat kalian karena aku mempunyai keyakinan bahwa kita lebih senang mati daripada menjadi tawanan mereka...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 26

kibanjarasman
“Tidak ada, tapi dapat diadakan ketika seseorang menolak tunduk pada Sutawijaya.” “Ki Sanak, itu adalah waktu yang begitu lama, sangat lama. Aku tidak dapat berpikir...
Bab 5 Bentrokan di Lereng Gunung Wilis

Bentrokan di Lereng Gunung Wilis 1

kibanjarasman
“Siapkan diri kalian. Kita tidak sedang berhadapan orang-orang seperti prajurit Pajang dahulu. Mereka sudah jelas berkemampuan tinggi dan berjumlah cukup,” kata Ra Jumantara...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 25

kibanjarasman
Setiap sentuhan dan benturan senjata cukup memberi gambaran bagi empat lawan Sukra mengenai kekuatannya yang sesungguhnya....
Bab 4 Tapak Ngliman

Tapak Ngliman 21

Ki Banjar Asman
Beberapa dari mereka segera menyodorkan senjata milik orang Menoreh ke moncong dua ekor anjing kecil, lalu menyerahkan dua senjata itu pada orang yang menggendong anjing....
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 24

kibanjarasman
Sukra tidak gegabah menampakkan diri lalu bergabung ke barisan pengawal. Sukra memilih untuk tetap bergerak sedikit lebih cepat dari barisan lawan....
Bab 4 Tapak Ngliman

Tapak Ngliman 20

kibanjarasman
Tidak ada kata  yang terucap dari orang-orang itu, termasuk Ki Rangga Ken Banawa yang berdiri mematung bergantian memandang Bondan dan gundukan tanah yang masih basah....
Bab 4 Tapak Ngliman

Tapak Ngliman 19

kibanjarasman
“Jaga mereka baik-baik!” seru Ken Banawa pada Bondan saat ia telah berada di luar halaman banjar. Ia kemudian membawa kudanya berlari cepat mengambil jalan memutar...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 23

kibanjarasman
“Mereka…mereka benar-benar gila. Pedukuhan bisa hancur dengan senjata seperti itu. Wong gendeng. Jiaancuk!”...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 22

kibanjarasman
“Itu..itu benar-benar cara yang gila untuk menyerang!” Rasa cemas membayangi hati Sukra sangat cepat. Sepasang kaki Sukra berayun....
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.