“Ia benar-benar licin,” kata Ki Hariman dalam hati. Di kediaman Ki Gede Menoreh. Prastawa dan Agung Sedayu terlihat duduk bertiga bersama Ki Gede di beranda...
”Tidak mungkin orang ini menjadi seorang pemburu harimau. Jika melihat jemari dan otot tangannya, jelas ia bukan pemegang parang yang cukup baik,” Sayoga menilai dalam...
“Setiap orang telah mengikuti perintahmu, Ki Garu Wesi. Apabila salah seorang dari mereka dapat mengerti kegelisahanmu, hal itu akan menjadi sesuatu yang sangat buruk bagi...
“Tidak, Ki Gede,” jawab Sekar Mirah seraya berpaling pada suaminya. Agung Sedayu meneruskan ucapan istrinya, ”Ki Garu Wesi akan membuat kekacauan di wilayah ini karena...
Pada siang itu, Agung Sedayu tidak segera pulang ke rumahnya. Ia meluangkan waktu untuk singgah di rumah pemimpin Menoreh. Ki Gede Menoreh tengah berada di...
Pagi-pagi sekali Agung Sedayu telah berada di bilik khususnya di barak pasukan khusus. Telah hadir tiga orang lurah prajurit yang siap memberi laporan padanya. Ki...
Aku berdiri menatap kerlip lampu jalanan. Bau anyir besi karatan menyeruak dari teralis kusam. Hatiku tidak di sini. Rindu telah membawanya pergi sejak siang tadi....
Pada saat Tanah Perdikan Menoreh tengah dilanda kebakaran dan Sangkal Putung dalam keadaan kosong, Sayoga harus meladeni dua orang pengikut Raden Atmandaru yang berilmu tinggi....
Selangkah maju ia lebih dekat pada Swandaru Geni. Kemudian dengan tenang ia berkata,”Aku memang seorang pedagang. Banyak wilayah Mataram telah aku datangi. Keributan kecil yang...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.