Tag : cerita silat Indonesia

Bab 3 Bergabung

Bergabung 4

kibanjarasman
“Apakah kau melihat Ken Arok?” Ki Branjangan Putih bertanya. “Tidak,” singkat petugas penghubung itu menjawab. Maka dengan jawaban yang sebenarnya tidak diharapkan olehnya, Ki Branjangan...
Bab 3 Bergabung

Bergabung 3

kibanjarasman
“Senjata dengan ciri yang sama telah melukai seorang pangeran,” desis Gubah Baleman. Ia mengangkat tinggi anak panah itu lalu berseru lantang, ”Aku perintahkan kalian untuk...
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 24

kibanjarasman
Kini ia melihat tubuh Begawan Bidaran melayang perlahan sejengkal demi sejengkal. Tiba-tiba suara menggelegar terdengar dan menghantam dada Toh Kuning hingga ia terjengkang. Suara itu...
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 23

kibanjarasman
Udara di dalam ruangan kemudian berputar-putar seperti angin beliung dan menimbulkan suara menderu-deru. Toh Kuning kemudian mendengar pintu depan tiba-tiba tertutup rapat....
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 22

kibanjarasman
“Sebuah keinginan yang tidak sepatutnya ada dalam diri seorang raja,” kata Begawan Bidaran lirih. “Kami tidak dapat mencegahnya, Begawan. Yang dapat kami lakukan hanyalah menghambat...
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 21

kibanjarasman
Toh Kuning mengangguk dan ia dapat menerima penjelasan gurunya yang ternyata memang sengaja menyembunyikan keadaan Ken Arok. Meski ia belum mampu meredakan guncangan perasaan tetapi...
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 20

kibanjarasman
Pada saat itu, Toh Kuning telah mencapai batas tertinggi tenaga intinya tetapi ia tidak mampu melepaskan diri dari kekuatan Begawan Bidaran. Begawan Bidaran kemudian berkata,...
Bab 3 Pangeran Benawa

Pangeran Benawa 5

kibanjarasman
Ia menunggu Pangeran Benawa agar lebih dekat, sementara lawan berlatihnya melesat seperti melayang di atas permukaan tanah!...
Bab 2 Sampai Jumpa, Ken Arok!

Sampai Jumpa, Ken Arok! 19

kibanjarasman
“Saya mohon ampun, Guru,” desah pelan Toh Kuning dengan rasa sesal. “Tidak ada yang perlu dimaafkan, Ngger!” ucapan Begawan Bidaran ini mengejutkan perasaan Toh Kuning....
Bab 3 Pangeran Benawa

Pangeran Benawa 4

kibanjarasman
Jalan setapak yang mereka lalui sungguh sunyi. Bahkan suara mereka pun seolah larut dalam keheningan. Udara seolah enggan membawa suara mereka berlalu dari Merbabu, angin...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.