“Ki Gurasan!” bentak Pangeran Benawa dengan suara yang terdengar mengerikan. Namun ia sama sekali tidak mengurangi kecepatan dan kekuatannya. “Kau benar-benar layak menjadi anak Mas...
Ki Gurasan, yang berdiri di belakang Kiai Rontek. takjub dengan tenaga inti Kang Tanur yang mampu menyusup lalu menebar hawa panas. “Luar biasa! Ia mampu...
Kang Tanur tercenung mendengar kata-kata Kiai Rontek betapa ia memang menyadari tujuan sebenarnya lelaki berambut perak itu. Meski pernah mendengar, tetapi ia tidak pernah membicarakan...
Ki Gurasan menghentak kemampuan hingga lapisan pun-cak untuk membongkar pertahanan Kang Tanur. Ia melakukan itu ketika melihat bayangan menyambar ganas setiap lingkaran. Tetapi Ki Gurasan...
Murid Begawan Bidaran itu kemudian melihat sosok bayangan berdiri dalam keremangan senja. Ketika ia semakin dekat dengan bayangan itu, tiba-tiba bayangan itu berlari menjauh dengan...
Terkadang susunan itu berbentuk bangun datar bersegi enam, lalu tiba-tiba berubah menjadi segi empat saat salah satu dari cantrik itu bergeser ke lingkaran yang lain....
“Apakah kau melihat Ken Arok?” Ki Branjangan Putih bertanya. “Tidak,” singkat petugas penghubung itu menjawab. Maka dengan jawaban yang sebenarnya tidak diharapkan olehnya, Ki Branjangan...
Walau demikian, tetap saja para cantrik memandang Ki Gurasan dengan heran. Sepertinya ia tidak mengenal wajah Pangeran Benawa, pikir para cantrik. Tetapi mereka diam dan...
Ki Gurasan hanya berdiam diri mendengar kata-kata tegas penuh arti Kang Tanur. Ia hanya berdiri seraya menghadap lurus Kang Tanur. Sejenak kemudian ia berkata, ”Aku...
Sejumlah orang mempunyai niat untuk mengalihkan per-hatian Raden Trenggana terhadap rencananya menguasai daerah Brang Wetan. Mereka telah melakukan pengamatan terhadap kebiasaan di padepokan Ki Buyut...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.