Tag : cerita silat Indonesia

Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 23

kibanjarasman
“Mereka…mereka benar-benar gila. Pedukuhan bisa hancur dengan senjata seperti itu. Wong gendeng. Jiaancuk!”...
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 28

kibanjarasman
Apakah Raden Arya Trenggana sanggup menghukum pembunuh Pangeran Kikin? Demikian yang mereka katakan ketika kami gelar pertemuan sebelum perang ini terjadi....
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 22

kibanjarasman
“Itu..itu benar-benar cara yang gila untuk menyerang!” Rasa cemas membayangi hati Sukra sangat cepat. Sepasang kaki Sukra berayun....
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 27

kibanjarasman
Mengakui kekalahan bukan hal yang memalukan. Namun, Blambangan sama sekali belum dikalahkan oleh Demak. Puluhan atau ratusan kapal perang mereka yang memenuhi garis pantai sama...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 21

kibanjarasman
Api perang akan merambat dan meluas bila ia tidak cepat bergerak melaksanakan perintah panglima perang Sangkal Putung, Pandan Wangi....
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 26

kibanjarasman
Gagak Panji tidak memberikan tanggapan. Sebenarnya ia dapat melihat kebenaran dari perkataan Pangeran Tawang Balun....
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 25

kibanjarasman
Kekacauan semesta mulai mereda dan semakin reda seiring matahari yang menggelincirkan diri di balik mendung yang tipis bergantungan pada kaki langit.  Dengan sorot mata tajam,...
Bab 6 Geger Alas Krapyak

Geger Alas Krapyak 20

kibanjarasman
Bila untuk menggilas Sangkal Putung dan semua yang berada di dalamnya, aku sepakat dengan pendapatmu...
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 24

kibanjarasman
Pralaya sepertinya sedang memanjangkan kuku setajam pedang yang siap mencabik badan kapal-kapal perang. Pralaya seperti sedang bergelap mata ketika sepasang sayapnya mengepak sangat kuat dan...
Bab 10 Lamun Parastra Ing Pungkasan

Lamun Parastra Ing Pungkasan 23

kibanjarasman
Gagak Panji menggerakkan sepasang lengan dengan lambat. Permukaan air mulai bergelombang seperti sedang ditekan oleh kekuatan dahsyat yang tidak terlihat! Sementara Raden Trenggana sedang menghimpun...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.