Tag : cerita silat kerajaan Jawa

Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 54 – Agung Sedayu Memimpin Satuan Tempur Pemukul

kibanjarasman
Orang-orang menahan tawa. Mereka paham hubungan aneh antara Sayoga dan Sukra meski mereka berdua baru saja saling mengenal. Dharmana kemudian bangkit dari duduknya, lalu berkata,...
Nagasasra dan Sabuk Inten

Nagasasra dan Sabuk Inten 18 – Rara Wilis Menghilang dan Kemarahan Mahesa Jenar

kibanjarasman
Mahesa Jenar mendengar keterangan Sagotra dengan saksama. Ia mulai menghubung hubungkan keterangan itu dengan kakek Rara Wilis. Mungkinkah orang tua itu adalah Ki Santanu…?   “Siapakah...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 53 – Utusan Khusus Agung Sedayu Itu Bernama Kinasih

kibanjarasman
“Sukra!” seru Sekar Mirah dengan suara lirih. “Tidak mengapa. Gadis itu utusan Ki Lurah.” Sukra lantas menepi namun tatap matanya penuh dengan pandangan selidik. “Ki...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 52 – Sepertinya Sekar Mirah Belum Merasa Cemburu

kibanjarasman
Peran baru itu menjadi sebab Kinasih berpikir keras. Pesan atau nasihat Agung Sedayu padanya tentu bukan sekedar ucapan tanpa makna. Mendadak berhenti dari perkelahian atau...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 8 – Penyelesaian Masalah Perampokan Keranda Terbang

kibanjarasman
Para pengikutnya memang menjadi bingung. Mereka tidak tahu isyarat apa yang dimaksudkan oleh Kebo Lorog. Hanya seorang sajalah di antara orang-orangnya yang tahu pasti, apa...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 51 – Senandung Asmara di Sekitar Agung Sedayu

kibanjarasman
Sambil mengenang di dalam hati dan memikirkan keadaan itu, Pandan Wangi pun jujur mengakui bahwa ada ganjalan ketika Agung Sedayu masih berada di rumah tahanan...
Bab 8 Malam Petaka

Malam Petaka 3 – Kepercayaan Diri Bondan

kibanjarasman
Dalam waktu itu, dia dapat membayangkan kelegaan hati Ki Juru Manyuran.  Simpul rumit pikiran Ki Sarwa Jala pun memudar. Walau begitu, Ki Sarwa Jala tetap...
Bab 7 - Bara di Bukit Menoreh

Bara di Bukit Menoreh 50 – Benih Keraguan Pandan Wangi pada Swandaru

kibanjarasman
Agung Sedayu menatap lekat mereka satu demi satu, lalu berkata, “Perintah yang diucapkan Nyi Pandan Wangi lebih mudah dipahami oleh para pengawal meski kemampuan mereka...
Nagasasra dan Sabuk Inten

Nagasasra dan Sabuk Inten 17 – Di Depan Mahesa Jenar, Sagotra Mengaku Bukan Pesuruh Ki Pasingsingan

kibanjarasman
Dalam keadaan yang demikian Mahesa Jenar segera meloncat maju dan menangkap pergelangan tangan orang itu, langsung diputarnya ke belakang. Dengan sekali dorong, orang itu telah...
Jejak di Balik Kabut

Jejak di Balik Kabut 7 – Perkelahian Paksi

kibanjarasman
“Tetapi kau lihat, kekuatan sekelompok kawan-kawanmu sangat kecil, sehingga dalam waktu dekat mereka akan digulung. Jangan menyesal, bahwa bagi siapa saja yang tidak mau menyerah...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.