Bondan harus segera menjauh dengan bergulingan untuk meredam dorongan kaki yang ditarik kembali karena ia merasakan ada tenaga yang melawan saat kakinya membentur perut lawannya....
Setelah hampir setahun tinggal bersama dengan saudara dan bibinya di Trowulan, Bondan memang mengalami kemajuan pesat terutama dari segi pengendalian diri....
“Siapkan diri kalian. Kita tidak sedang berhadapan orang-orang seperti prajurit Pajang dahulu. Mereka sudah jelas berkemampuan tinggi dan berjumlah cukup,” kata Ra Jumantara...
Beberapa dari mereka segera menyodorkan senjata milik orang Menoreh ke moncong dua ekor anjing kecil, lalu menyerahkan dua senjata itu pada orang yang menggendong anjing....
Tidak ada kata yang terucap dari orang-orang itu, termasuk Ki Rangga Ken Banawa yang berdiri mematung bergantian memandang Bondan dan gundukan tanah yang masih basah....
“Jaga mereka baik-baik!” seru Ken Banawa pada Bondan saat ia telah berada di luar halaman banjar. Ia kemudian membawa kudanya berlari cepat mengambil jalan memutar...
Salah seorang perwira yang percaya pada seruan Raden Atmandaru. Ia memimpin dua puluh lima orang yang tersebar pada dua sisi kereta kuda untuk melanjutkan usaha...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.