Tag : Padepokan Witasem

Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 13 – Pedukuhan Janti

kibanjarasman
Kemunculan Pandan Wangi di tempat yang menjadi awal serangan mendapat sambutan berupa lontaran panah dan tombak yang meluncur bertubi-tubi. Seketika ia melompat turun dari punggung...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 12 – Pedukuhan Janti

kibanjarasman
Mendadak pecahlah keheningan pedukuhan induk! Orang-orang tumpah ruah memenuhi jalan-jalan dan lorong. Mereka saling bertanya mengenai gelegar dentuman yang menggetarkan jantung. Tak sedikit yang berlarian...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 11 – Pedukuhan Janti

kibanjarasman
Keadaan itu tidak begitu terlihat dari setiap gerak gerik senapati pasukan khusus Mataram itu, tetapi, sungguh sangat sukar bagi Agung Sedayu untuk meninggalkan satu persolan....
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 10 – Pedukuhan Janti

kibanjarasman
Pandan Wangi menunggu Agung Sedayu mengungkap maksudnya. Pengalamannya dalam mengikuti banyak peperangan mengajarinya untuk dapat menahan diri, meski dalam waktu itu, Pandan Wangi sebenarnya ingin...
Bab 4 Kiai Plered

Kiai Plered 9 – Pedukuhan Janti

kibanjarasman
“Saya meninggalkan mbokayu Sekar Mirah dalam keadaan baik,” jawab Pandan Wangi lalu menghirup udara banyak-banyak ke dalam rongga dadanya. Ia berkata kemudian, ”Mudah-mudahan dukun bayi ...
Bab 6 Pengepungan

Pengepungan 3

kibanjarasman
Ki Arumpaka yang tidak menduga arah gerak Toh Kuning lantas meloncat surut. Namun Toh Kuning terus mengejarnya dengan gerak langkah yang terukur yang seakan-akan menulis...
Bab 6 Pengepungan

Pengepungan 2

kibanjarasman
Tempaan keras keprajuritan menjadikan kemampuan pasukan khusus yang awal mulanya adalah orang pilihan dari perguruan kanuragan semakin meningkat kemampuannya. Seorang dari mereka setara dengan empat...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.