Padepokan Witasem
Bab 3 Bergabung

Bergabung 13

Ki Dali Ireng diam sesaat. Lalu katanya, ”Baiklah, Ki Srengganan. Anda dan para prajurit dapat segera bergabung di dalam barak bersama-sama prajurit yang lain. Tetapi saya akan laporkan keberadaan anak itu pada Ki Rangga Gubah Baleman. Dan biarlah beliau membuat sebuah keputusan yang akan berlaku diantara kita.”

“Meskipun keberadaannya jsutru karena tangan Ki Gubah Baleman, tapi aku tidak akan membiarkan orang yang berada di bawah tanggung jawabku dalam bahaya,” tegas Ki Srengganan lalu maju selangkah.

“Ia tidak terancam oleh bahaya dari kami. Ia sedang diintai bahaya oleh perbuatannya di masa lalu,” kata Ki Dali Ireng yang kemudian selangkah maju.

Suasana  semakin tegang. Rasa penat yang sebelumnya mendera rombongan Ki Srengganan tiba-tiba berganti dengan keinginan bertempur. Mereka menjadi tidak sabar untuk membuktikan bahwa mereka bepegang teguh pada pesan Ki Lembu Pitungan. Para prajurit telah melepaskan senjata dari selongsong dan warangkanya. Kilatan senjata yang tertimpa cahaya seolah merobek jantung orang yang melihat ketegangan yang terjadi dalam ruangan yang terasa sempit.

“Ki Srengganan! Tidak sepantasnya kita berhadapan dengan sekelompok prajurit yang siap saling bunuh demi seorang penjahat,” kata Ki Dali Ireng.

“Aku bukan penjahat!” Toh Kuning bersuara lantang.

“Diam!” serempak Ki Srengganan dan Ki Dali Ireng berteriak pada Toh Kuning.

“Ki Srengganan! Anda adalah salah satu perwira yang saya kagumi. Saya menghormati setiap kata-kata Anda dan percaya pada tindakan Anda. Tetapi kali ini Anda membuat kecewa. Saya tahu siapa anak muda yang Anda lindungi. Bahkan saya telah menduga apa yang akan kau lakukan demi tanggung jawab itu. Namun yang pasti adalah saya tidak ingin memperlakukan Anda sebagai seorang lawan, apalagi sebagai pengkhianat.”

“Dulu Toh Kuning adalah penjahat, sekarang ia adalah prajurit Kediri. Ia adalah bagian dari kita. Baiklah, saya mempunyai kesempatan untuk membuktikan anggapan Anda itu salah. Ki Dali Ireng, Anda harus mengambil kesempatan untuk menyatakan keberatanmu atas anak itu. Lihat, ia sekarang menjadi prajurit Kediri, itu adalah bukti yang mustahil dapat kau bantah. Karena seorang prajurit telah terikat sumpah untuk menjaga keamanan dengan jiwa dan raganya sebagai tebusan. Dan untuk kau ketahui, aku ulangi, anak ini diantarkan sendiri oleh Ki Gubah Baleman.”

Dada Ki Dali Ireng menjadi bergetar. Ia ingin percaya pada keterangan rekannya tetapi masih merasa berat dengan keberadaan Toh Kuning dalam barisan mereka.

Ki Srengganan memandang wajah tegang Ki Dali Ireng, kemudian ia berkata, ”Ki Lurah, kita melarang setiap anggota untuk kehilangan kendali, dan untuk itu, kita harus selalu dapat mengenali diri sendiri. Dengan suasana seperti ini, setiap orang yang berada dalam ruangan ini hampir saja kehilangan jati diri masing-masing. Pengalaman buruk yang dialami Ki Lurah di masa lalu karena perbuatan anak itu tidak dapat dijadikan alasan yang membenarkan kita untuk mengambil sikap keras. Kita adalah prajurit, Ki Lurah.”

Ki Dali Ireng membenarkan kata-kata perwira yang tegak berdiri di hadapannya. Raut muka Ki Srengganan memperlihatkan betapa ia sungguh-sungguh dengan ucapannya itu. Ki Dali Ireng menarik napas dalam-dalam lalu mengedarkan pandangan sekelilingnya. Ia melihat Toh Kuning menundukkan kepala di belakang barisan orang-orang yang siap melindunginya. Untuk waktu yang sedikit lama akhirnya Ki Dali Ireng telah merasakan apabila ia telah sedikit tenang dan dapat menerima penjelasan Ki Srengganan.

Maka Ki Dali Ireng berkata pada pasukannya, ”Sarungkan senjata kalian, dan antar kawan-kawan baru kalian untuk mengenali lingkungan barak Selakurung.”

Lalu ia menatap lurus Ki Srengganan sambil menganggukkan kepala, ”Anda semakin bijaksana seiring tanggung jawab yang ada di pundak.” Ki Dali Ireng kemudian berpaling kepada Toh Kuning, lalu berkata, ”Aku ingin kau berada di ruanganku bersama Ki Srengganan.”

Related posts

Bergabung 9

kibanjarasman

Bergabung 8

kibanjarasman

Bergabung 7

kibanjarasman

Bergabung 6

kibanjarasman

Leave a Comment