Sang Maharani - Tubuhku terasa ringan. Kekuatan gaib -- yang aku kira tengah menekan punggungku -- telah sirna. Aku bergerak dengan luar biasa. Sepasang kakiku...
Tidak ada kejadian pada waktu malam ketika kami merenggangkan segala persendian. Kejadian yang aku temui selagi matahari masih mengapung masih kuat mencengkeram pikiranku. Aku ingin...
“Patuhi nasihat Bapak! Bukan tanpa alasan jika Bapak tidak bisa menerimanya. Harusnya kau tahu, Senggani. Namun kau sering berpura-pura tidak tahu, bahkan mungkin kau memang...
“Sabar dan teruslah memohon pada Dewa agar berjodoh dengan pujaan hatimu, Putri,” hiburku sambil memijit kakinya. Aku memang tinggal bersama dengan putri di keputren....
“Mulai trawang-trawang, Pak.” Bapak melanjutkan, “Berdasarkan penjabaran tersebut di atas, maka jelas sudah bahwa empu sebagai pembuat keris menginginkan agar hasil karyanya itu selalu dapat...
Aku merogoh tas punggung, mengambil secarik kertas yang siap dibaca. Semburat matahari telah condong ke barat, penanda sarasehan tentang budi pekerti harus diakhiri. Jarum...
“Nyi!” teriak seorang pemuda dari arah kereta yang berada agak jauh dari tempatku. “Kami akan membantu Anda sekuat tenaga!” Ia menyambut terjangan penunggang kuda dengan...
Aku tidak menghitung waktu yang berlalu. Saat itu aku tengah berada di dalam duniaku sendiri. Samar-samar aku mendengar suara ibu menyebut namaku. Ah, sulit bagiku...
Suara ibu menyusup relung kalbu untuk membawa kesadaranku kembali. Aku memandang sekitar. Dua pelayanku telah meninggalkanku sendiri. Oh ya, hari menapak siang. Mentari akan berada...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.