Empat orang penunggang kuda itu berjalan beriringan dan berpasangan. Bondan tampak di depan bersama Ki Swandanu, di belakang mereka teriring Ki Hanggapati beserta Ken Banawa....
”Kita salah memasuki tempat,” sahut Liem Go Song sambil menggandakan tenaga melindungi jalur pendengarannya. Sedangkan Feng Kong Li bersiap menyerang Ki Wisanggeni meski lebih banyak...
Tanpa didahului teriakan atau lengking nyaring yang biasa dilakukan orang sebelum berkelahi, Ki Hariman menyerang KI Patih Mandaraka dengan sabetan mendatar, berusaha memisahkan sesepuh Mataram...
Raden Trenggana dapat merasakan getar hebat yang timbul dari perkelahian seru dan tak tampak dari permukaan laut, namun ilmu Raden Trenggana yang demikian tinggi ternyata...
Sikap tubuh Ki Panji Secamerti seolah tidak mengalami guncangan yang berarti walau tidak demikian. Suasana jiwani senapati Mataram yang berbalik arah itu mengalami guncangan ,...
”Bukankah teman kamj telah melewati pendadaran itu? Kau lihat sendiri bahwa anak Ki Demang tidak dapat melanjutkan pertarungan,” kata Tung Fat Ce. ”Apakah kau kira...
Sekalipun Kiai Wohing Pati adalah pusaka yang hebat, tetapi perkembangan menjadi semakin buruk bagi Ki Lurah Plaosan ketika Ki Panji Secamerti tiba-tiba mengubah cara bertempurnya....
Mereka berhasil menempatkan diri lebih baik untuk menggelontorkan daya serang mereka. Bahkan, tanpa diduga sebelumnya, kapal perang Raden Trenggana pun berada dalam jangkauan serangan prajurit...
Adalah keberuntungan bagi Sukra yang melihat pergerakan Ki Patih Mandaraka secepat bayangan. Pengawal Menoreh yang mendadak mampu melihat dengan penerangan yang terbatas itu bertanya-tanya dalam...
"Pertimbangan Kiai Gringsing bisa saja bukan karena kelebihan ilmu Kakang Panji, tetapi harga diri. Entah mengenai Agung Sedayu atau aku sebagai seseorang yang dipandang terhormat...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.