Bhatara Pajang merasa tidak lagi perlu menambahkan atau mengungkapkan pikirannya, lalu katanya pada pelayan, ”Baiklah, sampaikan kepada Ki Nagapati bahwa aku akan menemuinya menjelang tengah...
Dahi Gagak Panji berkerut. Dengan dua alis yang saling bertaut, ia bertanya, ”Saya tidak merasa telah membuat Anda marah, Paman. Dan pula saya tidak membuat...
Agung Sedayu meloncat mundur, keningnya berkerut, sejenak ia terlihat seperti kebingungan karena tiba-tiba begitu mudah ditembus senjata lawan. Terpesona, barangkali Agung Sedayu terbius oleh kekuatan...
Dak duk dak duk, klontang klontang! Dadaku terasa sakit menerima tendangan berulang-ulang. Belum lagi suara bising kaleng yang jatuh bergantian, membuat kotoran di telingaku berlompat-lompatan....
Nasib Sroooot! “Cih, kemproh nemen!” Aku ingin katakan itu dengan lantang pada orang yang membuang ingusnya di tubuhku. Jujur, aku tak pernah tulus jika tubuh...
Ki Patih Mandaraka seperti sengaja menurunkan ketegangan atau mungkin sedang menunggu perubahan yang mungkin akan dilakukan lawannya. Kepercayaan diri Ki Tunggul Pitu, diakui atau tidak,...
Bila kelak aku nggebros, maka … inilah akhir cerita. Tersebutlah sebuah kisah di jaman susah lagi paceklik. Di sebuah pondok di tepian Kali Bengawan, gerah...
Senja telah merekah. Matahari menuju peraduan, merah saga menghiasi dan membuai setiap insan yang menikmati. Senja ini adalah milik mereka, empat orang sahabat yang mencoba...
Karena memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi disertai dendam, ketika Agung Sedayu dan Ki Tunggul Pitu benar-benar tidak ada pergerakan walau sekejap, Ki Sekar Tawang...
Sejenak mereka berdiam diri dalam angan masing-masing, kemudian seorang yang bertubuh agak gemuk memasuki ruangan. Sambil membungkuk hormat, katanya, ”Ki Tumenggung Nagapati, saya belum mendapatkan...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.