Agung Sedayu bergegas meninggalkan gardu jaga diikuti Ki Wasana dengan mengayun langkah lebar. Kata Ki Wasana, “Ki Rangga, seperti apa perintah itu? Ki Rangga tidak...
Ingatan Agung Sedayu memutar kejadian yang telah lama berlalu. Di Tanah Perdikan Menoreh, ia memimpin pengawal dan prajruit pasukan khusus untuk menundukkan Ki Kapat Argajalu....
Sedikit demi sedikit, satu demi satu anak buah Laksa Jaya mengalami luka-luka dan pekik mengerikan kerap mengguncang udara di sekitar rawa-rawa. Jeritan pengiring Laksa Jaya...
Merah padam muka Ki Cendhala Geni. Matanya menyala merah dan giginya gemeratak menahan gejolak dirinya yang dihina oleh Bondan. “Bersiaplah untuk mati!” Bondan menjawab dengan...
Tempat yang menjadi tujuan mereka adalah rumah yang pernah menjadi tempat tinggal Toh Kuning sebelum menjadi murid Begawan Bidaran. Rumah itu sekarang dihuni oleh beberapa...
Malam semakin larut dalam kepekatan ketika mereka mengambil keputusan terakhir. Selanjutnya para perwira itu mengumpulkan prajurit yang terpilih pada bangsal yang berada di samping gudang...
Ki Getas Pendawa mengangguk pelan. Pangeran Parikesit yang menatap lantai saat terbayang raut wajah Jaka Wening, kemudian mengangkat wajah, kemudian katanya, ”Mungkin ia telah mendengar...
“Pangeran Parikesit!” desis Kiai Rontek dengan dada bergemuruh. Keningnya berekerut dengan tatap mata mengiris kulit. Ia mengenal orang yang bernama Pangeran Parikesit, ingatan Kiai Rontek...
Ubandhana merasakan kekuatan serta kecepatan Bondan semakin meningkat dalam penyerangan. Pada saat itu Ubandhana masih percaya diri mampu mengimbangi lonjakan kekuatan Bondan. Keduanya semakin dalam...
Sama sekali tidak ada ketimpangan dalam serangan gencar dan garang dari Gumilang. Ia mampu menutup celah yang muncul dari setiap perkembangan unsur geraknya. Kemampuannya meningkat...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.