Nyi Kuswari, dengan kepala sedikit menunduk, berkata, “Ki Rangga, dengan usia janin yang belum genap delapan bulan, tentu kita tidak mengetahui pasti tentang keadaannya di...
Semua itu tidak luput dari pengamatan Mas Karebet. Hutan yang tak begitu rapat dengan pepohonan tumbuh tidak dalam jarak teratur menjadikan mereka leluasa mengembangkan ilmu...
“Kau dapat berkata apa saja. Aku hanya seorang prajurit yang tidak akan mempunyai harapan apabila Tumapel dapat dikalahkan oleh Kediri,” Toh Kuning berkata terus terang...
“Kita akan bicara lebih banyak, Sukra,” kata Agung Sedayu yang mengenal kepribadian Sukra yang telah tinggal bersamanya belasan tahun. “Dan pastinya itu lebih penting, Ki...
Pada bagian lambung di belakang pasukan Warastika, terlihat pasukan yang dipimpin Ra Caksana – yang berwajah sedikit bundar – dapat memecah kerumunan barisan pasukan Ki...
“Aku tak ingin menjadikanmu orang yang melampaui batas. Aku sekedar mengingatkan bahwa sekarang ini kau mendapat kesempatan untuk menjadi penguasa tahta Demak.” “Jadi, berita itu...
“Toh Kuning!” seru Ken Arok yang terkejut melihat sosok Toh Kuning berjalan mendekati kelompoknya. Toh Kuning tersenyum saat memandang wajah Ken Arok. Ia berkata, “Kau...
Bapak menyalakan batang rokok kelima. Asap bergulung memenuhi udara. Namun hembus angin segera menerbangkannya ke utara. Hening memeluk kami. Aroma kenanga, melati, mawar dan kanthil...
Terjangan Ki Cendhala Geni memaksa Ki Sentot untuk memberikan aba-aba bahwa pertempuran harus segera dimulai. Tak lama setelah Ki Cendhala Geni melintasi dinding api, pasukan...
Sukra merasakan jantungnya berdetak lebih kencang. Terbayang dalam pikirannya, bagaimana perasaan Agung Sedayu yang secara mengejutkan tiba-tiba mendapati wajahnya bersungut-sungut tepat di hadapan wajah senapati...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.