Penaklukan Panarukan 12

Sejenak ia melihat wajah Pangeran Parkesit dan Ki Getas Pendawa bergantian. Ia berkata lagi,”Angger Arya Penangsang datang menemuiku untuk meminta pendapatku mengenai rencana Sultan Trenggana. Lantas aku pergi ke Demak untuk memastikan kebenaran dari berita yang aku dengar. Dan memang rencana itu benar berasal dari Sultan Trenggana sendiri. Akan tetapi sikapku tidak berubah dari yang […]

Penaklukan Panarukan – 11

Betapapun kebimbangan melonjak di dalam hatinya, namun Pangeran Parikesit tidak menampakkan kebimbangan itu melalui air mukanya. Ia masih begitu tenang dalam diamnya. Sementara itu Ki Buyut Mimbasara dan Ki Getas Pendawa tidak dapat menduga isi hati dan pikiran Pangeran Parikesit. Lalu sejenak kemudian terdengar Pangeran Parikesit berkata,” Aku tidak sekedar mengetahui rencana Angger Sultan Trenggana, […]

Penaklukan Panarukan – 10

Tiba-tiba selapis kabut tipis menyelimuti lingkungan rumah yang terletak di sebelah timur alun-alun Pajang. Lapisan itu semakin tebal sampai menyulitkan seseorang untuk melihat telapak tangannya sendiri. Dinding rumah Pangeran Parikesit tergetar halus ketika kabut mulai menyentuh dinding yang tersusun dari batu. Dalam pada itu, Pangeran Parikesit yang berada di dalam rumah menyadari kejanggalan yang terjadi […]

Penaklukan Panarukan – 9

“Mengawasi Pajang tentu mempunyai arti yang berbeda ketika Ki Rangga berbicara dengan orang yang berbeda,” kata Ki Tumenggung Suradilaga seraya menyandarkan punggungnya. Kemudian ia berkata lagi,”Aku tidak menyangka jika berita itu justru datang lebih dahulu daripada kehadiranku beberapa waktu yang lalu. Ki Rangga, bagaimana kau jelaskan pada Kanjeng Adipati tentang pengawasan yang dilakukan sekelompok orang? […]

Penaklukan Panarukan -7

“Kanjeng Adipati, memang Kanjeng Sultan secara khusus menyampaikan pesan agar Kanjeng Adipati berkenan menghadap Kanjeng Sultan,” Ki Tumenggung Suradilaga merasakan gemuruh dalam dadanya. Ia merasa kebingungan untuk mengatakan jika sebenarnya Sultan Trenggana memintanya untuk bertukar pendapat dengan Adipati Hadiwijaya. Adipati Hadiwijaya menatap tajam Ki Tumenggung Suradilaga seolah mengerti keadaan batin utusan dari Demak itu. Lantas […]