Demikianlah pada malam itu mereka bertiga bermalam di padang terbuka dengan ditemani angin dingin yang turun dari dua puncak gunung yang mengapit mereka. Ketinggian ilmu...
Beberapa hari setelah Toh Kuning meninggalkan barak pasukan khusus, pecahlah perang antara Kediri dengan Tumapel. Peperangan dahsyat yang melibatkan ribuan orang, pertarungan siasat-siasat cerdas di...
Badai yang melanda Pedukuhan Janti mengamuk semakin hebat. Pengikut Raden Atmandaru yang berhasil melintasi deretan pohon kelapa semakin bertambah. Namun demikian, pengawal kademangan tetap memberi...
Sedikit tidak percaya, Wisuda memandang wajah Mangesthi dengan mata terbelalak. Namun ia segera sadar bahwa dara cantik di hadapannya telah melempar banyak pengawal dari lingkar...
Belum mencapai setengah lingkaran harimau mengitari Pangeran Benawa, lalu tenaga mereka terkuras nyaris tidak tersisa. Lutut kanan Pangeran Benawa menyentuh tanah tak mampu lagi menyanggah...
Adalah Pangeran Benawa, yang tidak mengetahui kedatangan Ki Buyut, mengawali serangan dengan satu gebrakan hebat. Ia telah menghafal olah gerak harimau itu dalam waktu yang...
Suara ibu menyusup relung kalbu untuk membawa kesadaranku kembali. Aku memandang sekitar. Dua pelayanku telah meninggalkanku sendiri. Oh ya, hari menapak siang. Mentari akan berada...
Para prajurit dari kedua kubu kemudian membenarkan kata-kata perwira itu dalam hati mereka masing-masing. Meskipun begitu, tidak terlihat rasa cemas sedikit pun yang tergambar di...
Seruan untuk mundur pun menggema dan cepat memenuhi lembah yang menjadi batas luar Pedukuhan Janti. Sekalipun para pengawal Sangkal Putung adalah orang-orang yang jauh dari...
Mangesthi menerjang ke tengah kerumunan orang-orang yang sedang bertempur dengan sengit. Dengan bersenjata sebatang ranting yang erat ,melekat pada tangan kanan, Mangesthi begitu dahsyat membuat...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.