Dia terbahak-bahak. Menggema. Menggetarkan pohon-pohon kering di pekarangan Pak Kemplo. “Eladalah (kata seru Jawa)! Tobat tobat!” seru Pak Kemplo berlarian dengan dua tangan memegang kening....
Wahai Penebar Madu Setangkup rindu Semekar buai Kembang bersama sukma Semerbak jiwanya Hidup dalam lekat nafasku Karena dia Emakmu Emakku Mamamu Mamaku Ibumu Ibuku Tak...
Lampu jalan memanjang tak terang. Sudut kota dipenuhi kerlip kunang-kunang. Redup lampu belakang motor di depan seolah berkata padaku, “Tidakkah kau teringat padanya?” Aku alih...
Sanak kadang, kerabat dan handai taulan para pecinta Api di Bukit Menoreh. Assalamu alaikum wa rahmatullah. Semoga sejahtera selalu terlimpah bagi kita semua. Dengan sangat...
Sayoga dan kedua orang tuanya berangkat ke Demak untuk memenuhi undangan dari salah seorang teman dekat ayahnya. Dalam perjalanan, Sayoga dan kedua orang tuanya singgah...
Sementara itu beberapa ratus tombak di sebelah barat alun-alun, kedua petugas sandi yang baru datang dari Mataram telah melakukan pengamatan di lingkungan mereka. Mereka menyewa...
“Angger, kau sudah berada cukup jauh dalam melangkah di jelajah orang-orang berilmu tinggi dalam olah kanuragan. Selain ilmu kebal dan serangan melalui sorot mata, kini...
Sebenarnyalah Pangeran Ranapati telah kembali ke rumah yang ditinggalkannya. Sejenak ketika ia tiba di rumah yang disediakan Pangeran Jayaraga, utusan Mas Panji Wangsadrana telah memintanya...
”Tampaknya segala sesuatu di barak pasukan khusus padepokan ini memang sudah selesai,” berkata Ki Waskita kemudian, ”apakah kesatuan-kesatuan yang direncanakan sudah mulai bergabung di barak?”...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.