Ini tulisan saya. Ketika seseorang bertanya tentang tulisan pertama saat belajar pada guru terbaik. Sekitar tahun 1985. Nenek saya. Pithik Aku ini ayam. Warna...
Tapi sebuah perkenalan selalu memiliki kendalanya sendiri. Tekanan Batin Cinta, itu kau sematkan. Aku pendiam dan pemalu, kau mengulangnya. Tidak! Kenyataan yang disuguhkan, kau habisi...
Matahari semakin terik, aku harus bergegas. Biar tak terpanggang. Panas! Aku menggerutu sepanjang jalan. Berlarian dengan sepatu bertumit tinggi membuatku acap kali hampir terjatuh. Mulutku...
Dia, teman setia. Menjadi penerang mata burem. Menutupi alis gundul. Walau tak bisa menyulap jadi cantik. Terkadang malah seperti barang antik. Dia yang sering terabaikan....
Serombongan emak berkado sebuah puisi untuk mensyukuri kehadiran seorang Murni Tiyana. Arek Mojosari. ========== Jatuh Satu-satu Bulir-bulir bening Di sudut mata hening Mbrebes nyaris terdengar...
Sanak kadang, kerabat dan handai taulan para pecinta Api di Bukit Menoreh. Assalamu alaikum wa rahmatullah. Semoga sejahtera selalu terlimpah bagi kita semua. Dengan sangat...
Ki Rangga Agung Sedayu dengan daya ingat sangat tajam segera membandingkan dengan keadaan pesanggrahan Poh Pitu di masa lalu. Terkenang olehnya sikap Ki Jayaraga yang...
Kegelisahan mulai mencekam Ki Sanggabaya. Seandainya bukan karena tugas dan rencana yang telah disusun bersama dengan Ki Rangga Agung Sedayu, ia sudah barang tentu meninggalkan...
Ki Lurah Kertawirya memasuki halaman barak pasukan khusus yang cukup luas. Dengan langkah lebar dan cepat ia menuju bilik tempat Ki Rangga Agung Sedayu sedang...
error: Anda tidak diperkenakan menyalin tanpa izin.